Detail Cantuman
Advanced SearchText
TEKS OTORITAS KEBENARAN
Dua hal yang penting dicoba untuk ditawarkan kepada pembaca:
- pola yang pertama kalam Tuhan diperlakukan sebagai karya dalam pengertian bahwa ia sudah selesai yang tidak membutuhkan sisi ekstemal dari dirinya.
- pola yang kedua memperlakukannya sebagai teks, ia akan selalu
berubah sesuai dengan relasinya dengan dunia luar.
Penulis tidak asing lagi bagi pembaca Indonesia, yaitu Nasr Hamid Abu Zaid, seorang pemikir yang dikenal sebagai sarjana yang bergelut secara intens dengan hermeneutika Al-Qur' an. Seluruh proyek pemikirannya, pada intinya, diarahkan pada wilayah keilmuan ini. Hermeneutika Al-Qur' an menjadi titik sentral perhatian ilmiah pemikir yang terpaksa mencari suaka ke negeri Kincir Angin, Belanda.
Ada yang khas yang dimiliki oleh pemikir ini. Kekhasan ini barangkali salah satu sebab utama yang membuat dia harus keluar dari negaranya Mesir. Dalam banyak tulisannya tampak bahwa analisis dan pemikirannya tidak ditempatkan dalam bingkai tertentu yang terlepas dari pertarungan dalam tataran praksisnya.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Non Serial
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x16.045/A.29/ Zai T
|
| Penerbit | LKiS : YOGYAKARTA., 1995 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
I L M U -T A F S I R
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
1995
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|






