<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3390">
 <titleInfo>
  <title>TERAS TERLARANG –Kisah Masa Kecil Seorang Feminis Muslim</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mernissi, Fatima</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm>
   <publisher>Mizan</publisher>
   <dateIssued>1999</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>XV + 271 HLM; 15 X 20,5 CM</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Non Serial</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Hubungan antara pria dan wanita selalu menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan, baik dalam informalitas keseharian maupun dalam wacana-wacana yang lebih serius dan bahkan ilmiah. Tak terkecuali dalam Islam, hubungan kedua makhluk berlainan jenis kelamin dan gender ini tak jarang memicu timbulnya perdebatan yang lebih tajam. Bukan hanya berkaitan dengan peran-peran yang &quot;seharusnya&quot; dimainkan oleh masing-masing gender, tetapi juga menyangkut posisi yang &quot;layak&quot; bagi masing-rnasing pihak. &#13;
Sampai saat ini, relasi gender terus menjadi isu yang keaktualannya tak pernah lekang. Bahkan, mungkin, tak berlebihan jika dikatakan bahwa posisi gender-terutama di sini kita bicara soal gender feminin-adalah obsesi yang terus tersembunyi dalam benak seorang Muslim: di mana seharusnya seorang perempuan berada? &#13;
&#13;
&#13;
Meski mengalami pengungkungan yang ketat, nyatanya, seperti diketahui kemudian, Fatima Mernissi tumbuh menjadi seoranq- cendekiawan muslim yang karya-karyanya mempengaruhi banyak orang. Terutama mereka yang berminat pada kajian feminisme Islam. Maka adalah menarik untuk menyibak bagaimana benih-benih kritisisme itu muncul di alam dirinya. &#13;
Membaca buku ini kita akan tahu bahwa peran beberapa perempuan yang ada di dekatnya cukup besar mempengaruhi tumbuhnya semangat pemberontakan di dalam dirinya kelak di kemudian hari. &#13;
&#13;
Nurul Agustina &#13;
Peneliti Gerakan Feminisme Islam di Indonesia &#13;
</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Masyarakat Islam</topic>
</subject>
<classification>2x6.5</classification>
<identifier type="isbn">9794332348</identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN PUSAT STUDI AL-QUR’AN Literatur Tafsir dan Studi - Studi Al - Quran</physicalLocation>
 <shelfLocator>2x6.5.947/I.1/Mer T</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">DBNA-947</numerationAndChronology>
   <sublocation>My Library (J.2)</sublocation>
   <shelfLocator>2X6.5.947/I.1/ Mer T</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
 <slims:digital_item id="1139" url="" path="/Teras0001.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
</slims:digitals>
<slims:image>Teras.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3390</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-10 10:26:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-27 17:58:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>