<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3418">
 <titleInfo>
  <title>MODERASI BERAGAMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Organizational Body" authority="">
  <namePart>Kementerian Agama RI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Balitbang dan Diklat Kemenag RI</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>XXIV+161 hlm; 15 x 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Non Serial ( Hanya satu jilid)</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>MODERASI BERAGAMA adalah proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, agar terhindar dari perilaku ekstrem atau berlebih-lebihan saat mengimplementasikannya. &#13;
&#13;
Cara pandang dan sikap moderat sangat penting bagi masyarakat plural dan multikultural seperti Indonesia, karena hanya dengan cara itulah keragaman dapat disikapi dengan bijak, serta toleransi dan keadilan dapat terwujud. &#13;
&#13;
Moderasi beragama bukan berarti memoderasi agama, karena agama dalam dirinya sudah mengandung prinsip moderasi, yaitu keadilan dan keseimbangan. Bukan agama jika ia mengajarkan perusakan di muka bumi, kezaliman, dan angkara murka. Agama tidak perlu dimoderasi lagi. Namun, cara seseorang beragama harus selalu didorong ke jalan tengah, harus senantiasa dimoderasi, karena ia bisa berubah menjadi ekstrem, tidak adil, bahkan berlebih-lebihan. &#13;
&#13;
Buku ini mengandung pembahasan tentang apa moderasi beragama, mengapa kita memerlukannya, serta bagaimana cara melakukan penguatan dan implementasinya, baik dalam kehidupan pribadi, maupun bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.&#13;
</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Moderasi Beragama</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>Kerukunan Antar Umat Beragama</topic>
</subject>
<classification>2x6.5</classification>
<identifier type="isbn">9789797973865</identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN PUSAT STUDI AL-QUR’AN Literatur Tafsir dan Studi - Studi Al - Quran</physicalLocation>
 <shelfLocator>2x6.5.028/I.1/ Kem M</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">DBNA-989</numerationAndChronology>
   <sublocation>My Library (A.17)</sublocation>
   <shelfLocator>2x6.5.028/I.1/ Kem M</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
 <slims:digital_item id="1196" url="" path="/Moderasi0001.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
</slims:digitals>
<slims:image>Moderasi0001.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3418</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-08 13:56:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-26 20:17:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>