Image of MENGGAGAS MUNĀSABAH ALQURAN: PERAN DAN MODEL PENAFSIRAN ALQURAN

Artikel Jurnal

MENGGAGAS MUNĀSABAH ALQURAN: PERAN DAN MODEL PENAFSIRAN ALQURAN



Alquran memiliki kemukjizatan dari setiap dimensinya, dapat dipahami sebagaimana dipaparkan al-Zarkasyī bahwa Alquran bukanlah kalam yang diturunkan secara tidak sengaja, kebetulan, dan tanpa sasaran dan tujuan tertentu. Dengan demikian, setiap penggunaan dan susunan kata (lafadz), konstruksi ayat dan surat (munāsabah baina al-āyāt wa al-sūrah) serta peralihan tema yang terdapat di dalamnya memiliki kekuatan konsep sebagai suatu kalam yang utuh dan padu (muttasiqāt al-mabānī wa muntadzimāt al-ma’ānī ka al-kalimah al-wāhidah). Dan keseluruhan Alquran sangat memenuhi persyaratan itu, yang terdiri dari 30 juz, 114 surat, hampir 88.000 kata dan lebih dari 300.000 huruf, seperti yang ditegaskan al-Qurthūbi (w. 641) laksana satu surat yang tidak dapat dipisah-pisah. Dengan demikian, satu kesatuan Alquran itu terjadi sama sekali bukan karena dipaksakan, melainkan bisa dibuktikan melalui hubungan antar bagian demi bagian. Lahirnya pengetahuan tentang korelasi (Munāsabah), berawal dari kenyataan bahwa sistematika Alquran sebagaimana terdapat dalam Mushaf Utsmani sekarang tidak berdasarkan pada kronologis turunnya. Itulah sebabnya terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama Salaf tentang urutan surat di dalam Alquran. Tulisan ini akan menjawab keraguan perihal kronologis susunan Alquran.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit HUNAFA Jurnal Studia Islamika : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
P-ISSN:1411-125X E-I
Klasifikasi
2x16.2.1Ap
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol 13 No 1 (2016)
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this