Image of MA’NA-CUM-MAGHZA SEBAGAI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM ‎PERKEMBANGAN WACANA HERMENEUTIKA ALQURAN DI INDONESIA

Artikel Jurnal

MA’NA-CUM-MAGHZA SEBAGAI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM ‎PERKEMBANGAN WACANA HERMENEUTIKA ALQURAN DI INDONESIA



Makalah ini berusaha mengungkap teori Ma'na-Cum-Maghza sebagai perkembangan pemikiran Hermeneutika Alquran yang diperkenalkan oleh Sahiron Syamsuddin serta metodologi yang ia gunakan dalam mengembangkan teori tersebut dan bagaimana perdebatan para sarjana dalam penggunaan istilah Hermeneutika dalam studi Alquran di Indonesia.

Melalui pendekatan deskriptif analisis, saya berusaha menyajikan data kepustakaan seperti buku dan beberapa artikel ilmiah. Penelitian ini berkesimpulan bahwa ada perbedaan pandangan antara para sarjana Muslim dalam menerima istilah Hermeneutika Alquran, teori yang ditawarkan oleh Syamsuddin tidak beranjak dari pola pikir Fazlur Rahman dan Naṣr Ḥamīd Abū Zayd yang menempatkan teks Alquran sebagai produk budaya historis, teori ini menjelaskan bahwa seorang pembaca harus mencari makna awal teks (makna objektif) yang dipahami oleh pendengar atau penerima


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
QUHAS “Journal of Quran and Hadith Studies”
No. Panggil
-
Penerbit Graduate School and Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta : CIPUTAT TANGERANG.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
eISSN: 2252-7060
Klasifikasi
2x16.2.1Ap
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol 8, No 1 (2019
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this