Detail Cantuman
Advanced SearchArtikel Jurnal
METODOLOGI TAFSIR KONTEMPORER: Aplikasi Teori Hermeneutika Naṣr Ḥamid Abū Zaid QS. al-Nisā’4: 3
Penafsiran Q.S. an-Nisa’ 4:3 dalam wacana tafsir selalu diperbincangkan baik tafsir klasik maupun tafsir kontemporer. Ayat tersebut selalu dilegitimasi sebagai ayat poligami. Namun diantara beberapa pemikiran kontemporer seperti Nasr Hamid Abu Zaid menunjukkan bahwa, ayat tersebut bukan perintah terhadap poligami malainkan dalam konteks perkawinan dianjurkan untuk monogomi.
Secara spesipik ada lima pendekatan hermeneutika yang ditawarkan Nasr Hamid Abu Zaid yaitu konteks sosio-kultural, konteks eksternal, konteks internal, konteks bahasa, dan konteks pembacaan & penakwilan.
Adapun pendekatan penelitian ini adalah pendekatan studi literatur yaitu serangkaian pendekatan yang berkenaan untuk melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tulisan, baik berupa buku-buku, artikel, jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang dikaji.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa, aplikasi hermenutika Nazr Hamid Abu Zaid terhadap penafsiran Q.S. An-Nisa’ 4:3 dipahami sebagai konteks monogomi bukan perintah terhadap poligami.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
QUHAS “Journal of Quran and Hadith Studies
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | Graduate School and Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta : UIN Jakarta., 2012 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
20893434
|
| Klasifikasi |
2x16.2.1Ap
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Vol 6, No 2 (2017)
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






