Image of ETIKA POLITIK DALAM PERSPEKTIF AL-MAWARDI

Artikel Jurnal

ETIKA POLITIK DALAM PERSPEKTIF AL-MAWARDI



Saat ini, etika politik seakan sudah tidak berlaku lagi, bahkan cenderung menghilang. Realitas yang ada menunjukkan politik sebagai ajang pertarungan kekuatan dan kepentingan, hingga terdapat kecenderungan umum menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Pragmatisme politik sudah merusak etika berpolitik para politikus. Salah satunya adalah praktik money politics (transaksi politik) yang benar-benar tidak mendidik rakyat dan menjadi contoh yang buruk dalam berpolitik. Mestinya, para elit politik menjadi teladan yang baik bagi rakyat. Karena itu, seorang politisi harus menjadikan etika politik sebagai patokan orientasi dan pandangan normatifnya agar terlaksana kekuasaan yang bermartabat.

Penulis mencoba mengupas pemikiran al-Mawardi, seorang pemikir Muslim yang membahas tentang etika politik secara mendalam agar bisa mengurai permasalahan politik yang dihadapi umat saat ini, agar terlahir politik Islam yang beretika dan bermartabat. Etika politik yang dijelaskan dan dibangun oleh al-Mawardi sangat ideal untuk membangun kehidupan berpolitik. Dalam konsep etikanya, al-Mawardi selalu menekankan keharusan seorang penguasa untuk selalu patuh dan berpegang teguh pada nilai etika dan moral yang sudah dijelaskan dalam al-Qur’an dan al-Sunnah.

Dengan ini, al-Mawardi mencoba memberikan solusi terhadap perbaikan kondisi masyarakat sekaligus untuk menjaga stabilitas politik.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
TSAQAFAH - Jurnal Peradabaan Islam
No. Panggil
-
Penerbit University of Darussalam Gontor : Ponorogo : Ponorogo, Jawa Timur.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
14110334 | 24600008
Klasifikasi
2x16.2.1M
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol 14, No 2 (2018)
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this