Image of RELEVANSI METODOLOGI TAFSIR KONTEMPORER
(Studi Atas Pemikiran Muhammad Thalbi)

Artikel Jurnal

RELEVANSI METODOLOGI TAFSIR KONTEMPORER (Studi Atas Pemikiran Muhammad Thalbi)



Problem pokok penafsiran sebenarnya adalah pemberian makna dan produksi makna, meski demikian, Muhammad Thalbi memandang tentang hakikat tafsir, bagi Muhammad Thalbi hakikat tafsir adalah bagaimana seorang penafsir mampu menemukan makna otentik
(original meaning) dari sebuah teks melalui kontekssosio- historis masa lalu, kemudian menangkap aspek ideal moral untuk melakukan kontekstualisasi makna di era sekarang dengan metodologi yang baru, al-Qur’ân harus dipandang seolah-olah baru turun kemarin dan
Nabi Saw baru saja menyapaikan kepada kita. Ini senada dengan apa yang diungkapkan oleh Thalbi bahwa zaman baru juga memerlukan tafsir dengan cara pandang yang terbuka pada pembaharuan. Dengan pendekatan historis yang dibumbui dengan perspektif kemanusian (humanis), ia mendorongkan penafsiran yang lebih terbuka terhadap al-Qur’ân melalui apa yang disebutnya pendekatan (Qirâ’at Tarȋkhiyah).


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit el-Umdah - Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2623-2529
Klasifikasi
2x16.2.1M
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol 1 No 2 (2018)
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this