Image of THE QUR’ANIC COMMUNICATION ETHICS IN SOCIAL MEDIA: The Significance of Surah Al-Hujurât

Artikel Jurnal

THE QUR’ANIC COMMUNICATION ETHICS IN SOCIAL MEDIA: The Significance of Surah Al-Hujurât



[Komodifikasi agama dalam ruang publik dunia maya semakin gencar. Hal ini bisa dilihat pada kampanye pemilu serentak yang baru saja usai. Simbol-simbol keagamaan dipolitisasi dan para pemangku keagamaan berhasil membentuk opini publik terutama di media sosial. Akibatnya media sosial menjadi arena perebutan wacana dan gelanggang caci-maki yang
tidak lagi mempertimbangkan etika komunikasi. Dengan menggunakan pendekatan filosofis, artikel ini mengkaji tentang nilai etika di media sosial berdasarkan surat al-Hujarât. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai etika komunikasi dalam surah al-Hujarât meliputi dua hal: sebagai produsen berita (komunikator) dan sebagai pembaca berita (komunikan). Sebagai
komunikator dalam berkomunikasi tidak boleh merendahkan yang lain, tidak mengandung unsur adu domba, ghibah, namimah, hoax, menyampaikannya dengan lembut, dan disesuaikan dengan lawan bicaranya. Sebagai komunikan perlu menanamkan sikap kritis dan tabayyun terhadap kebenaran isi berita.]


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x16.2.1(Nov)
Penerbit Fak Ushuluddin, Adab & Dakwah (FUAD), IAIN Tulungagung : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
English
ISBN/ISSN
2502-3705 (online)
Klasifikasi
2x16.2.1(Nov)
Tipe Isi
-
Tipe Media
Text PDF
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol 14 No 1 (2019)
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this