Detail Cantuman
Advanced SearchArtikel Jurnal
PERGESERAN URGENSITAS PENCANTUMAN RAGAM QIRA’AT DALAM LITERATUR TAFSIR
Al-Qur‟an diturunkan dengan tujuh huruf (sab’ah ahruf) 1 , agar dapat memudahkan umat untuk membacanya dan memahaminya sesuai dengan dialek masing-masing. Ragam dialek yang melahirkan ragam bacaan inilah yang disebut dengan qirâ’ât . Qirâ’ât ini memiliki varian bacaan yang semuanya bersumber dari Nabi Muhammad Saw. yang
kemudian diriwayatkan melalui jalur-jalur mutawatir oleh para qurra. Oleh karena itu pembahasan tentang teks al-Qur‟an tidak terlepas dari aspek qirâ’ât yang disampaikan dan diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw kepada para sahabatnya sesuai dengan wahyu yang diterimanya melalui malaikat Jibril as. Selanjutnya para sahabat menyampaikan dan mengajarkan pula kepada para tabi‟în dan demikian seterusnya dari generasi kegenerasi.
Pengajaran Nabi Muhammad Saw terhadap para sahabatnya berbeda-beda, ada yang hanya satu huruf, dua huruf, tiga huruf dan seterusnya. Penerimaan pengajaran yang berbeda-beda bukan bertujuan untuk saling melemahkan, akan tetapi untuk saling menguatkan satu sama
lain.
...........
.........
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x1.6
|
| Penerbit | Proceding International Conference on Qur’anic Studies Centre of Qur’anic Studies (PSQ) : Ciputat, Tangerang Selatan., 2014 |
| Deskripsi Fisik |
22 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
Text PDF
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






