<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5034">
 <titleInfo>
  <title>PENAFSIRAN AYAT TENTANG SHALAT TAHAJUD DAN HUBUNGANNYA DENGAN KESEHATAN MENTAL (Interpretasi Ma’na-Cum-Maghza Terhadap Q.S. Al-Isra’ [17]:</title>
  <subTitle>79)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jurnal Mafatih : Jurnal Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir II  Muhafizah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pontianak</placeTerm>
   <publisher>Prodi IAT, Fak Ushuluddin, Adab &amp; Dakwah, IAIN Pontianak</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Artikel Jurnal</form>
  <extent>12 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Artikel ini menjelaskan tentang penafsiran Q.S. Al-Isra’ [17]: 79 yang menjadi dasar perintah melaksanakan shalat tahajud. Termasuk ketika Rasulullah dihadapkan dengan persoalan besar, maka turunlah surah Al-Isra’ ayat [17] : 79 ini sebagai solusi atas persoalan yang dihadapi dan merupakan bentuk pertolongan dari Allah Swt. Dengan demikian, penulis ingin mengkaji tema ini lebih jauh dengan menggunakan metode penelitian kualitatif (library research) serta dengan pendekatan Interpretasi Ma’na-Cum-Maghza. Kesimpulan artikel ini adalah ada beberapa interpretasi pesan utama dari surah Al-Isra’ ayat [17] : 79, di antaranya adalah sebagai pertolongan dan solusi untuk menyelesaikan segala problem hidup yang berkaitan dengan ruhaniah. Sehingga dengan melaksanakan shalat tahajud, akan lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Kemudian saat malam hari, yang membuat shalat tahajud berbeda, sehinga tingkat kekhusyukan lebih tinggi dibandingan shalat pada umumnya, akan lebih tenteram dan tenang dalam berdoa, hati menjadi damai. Ketika hati damai dan pikiran jernih, maka mudah untuk memikirkan solusi untuk menyelesaikan segala problem yang sedang dihadapi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Tafsir Maudhui</topic>
 </subject>
 <classification>2x16.2.1 (juni2022)</classification>
 <identifier type="isbn">28093437</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN PUSAT STUDI AL-QUR’AN Literatur Tafsir dan Studi - Studi Al - Quran</physicalLocation>
  <shelfLocator>2x16.2.1 (juni2022)</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2861" url="https://e-journal.iainptk.ac.id/index.php/mafatih/article/view/382" path="/382-File Utama Naskah-1971-2-10-20210925.pdf" mimetype="application/pdf">pdf</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>cover-mafatih.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5034</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-20 10:04:56</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 10:24:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>