<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="673">
 <titleInfo>
  <title>KONTEKSTUALITAS AL-QUR`AN-Kajian Tematik Atas Ayat-Ayat Hukum Dalam Al-Qur`An</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SHIHAB, UMAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NOER, HASAN M.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Penamadani</publisher>
   <dateIssued>2003</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxiv + 510 hlm; 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>NON SERI</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>AL-Qur'an, secara koniekstual sejatinya mampu menjawab ekselerasi perubahan-perubahan ruang dan waktu manusia. Persoalanya adalah kapasitas manusia sperti apa yang mampu memberikan· respons intelektual kepada teks-teks Al-Qur'an agar Al-Qur'at tidak saja dibaca secara tekstual tetapi bersedia berdialog secara kontekstual, responsif, dan relevan dengan tuntutan objektif zamannya. Karena itu; tidaklah ada gunanya berbicara tentang kebenaran jika kebenaran itu tidak bisa direalisasikan. Padahal, syarat-syarat terlaksananya sebuah kebenaran itu adalah tingkat relevansinya dengan realitas yang didatanginya. &#13;
Bahkan, sebagai kitab hidayah sepanjang zaman, Al-Qur'an memuat informasi-informasi universal, prinsipil, dan substantif berkenaan dengan noktah- noktah teologis. etika. hukum, ekonomi, kimia, biologi, kedokteran, dan lain-lain, namun ia tidak bisa memiliki fungsi sosial, jika tidak diterjemahkan berdasarkan kebutuhan parsial manusia. Prinsip universalisme Al- Qur'an merupakan bukti keluasan dan keluwesan isi kandungan Al-Qur'an, sehingga Al-Qur'an tetap elastis dengan tantangan zaman yang kian takterkendali itu. &#13;
Buku ini ditulis oleh orang yang sangat otoritatif di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Umar Shihab, MA, Guru Besar Tafsir Al-Qur'an IAIN Makassar, juga Ketua DPP MUl. Melalui buku ini, Prof. Dr. Umar Shihab ingin mengungkap berbagai dimensi kandungan AI-Qur'an dalam perspektif dinamika dan perubahan sosial. Karenanya, menurut Pak Umar, metodologi pemahaman terhadap tafsir AI-Qur'an perlu direaktualisasikan sehingga kesejatian makna Al-Qur'an, insya Allah, dapat terungkap dan terkuak dari ketersembunyiannya.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>ULUM AL-QUR`AN</topic>
</subject>
<classification>TAFSIR NON ARAB</classification>
<identifier type="isbn">9799767032</identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN PUSAT STUDI AL-QUR’AN Literatur Tafsir dan Studi - Studi Al - Quran</physicalLocation>
 <shelfLocator>2X1.6.561/A.30/Shi K</shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
 <slims:digital_item id="107" url="" path="/Kontekstualitas0001.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Isi</slims:digital_item>
</slims:digitals>
<slims:image>Kontekstualitas_AlQur%2527an0001.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>673</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-11-06 15:18:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-27 15:08:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>