Image of ILMU JIWA DALAM AL-QURÂN

Text

ILMU JIWA DALAM AL-QURÂN



Berbagai ragam riset dan study tentang manusia telah dihasilkan oleh ilmuwan barat dan eropa, namun kebenaran ‎hasilnya "bukan berarti tidak dapat dikritik atau tidak ada kekeliruan.‎
Adalah Erich Fromm -seorang psikoanalis- menilai bahwa ilmu psikologi tidak layak dinamakan sebagai ilmu jiwa, ‎melainkan hanya pantas dinamakan "ilmu prilaku", hal itu karena mayoritas tema yang dibahas oleh ilmu ‎psikologi berputar pada pelaku manusia tanpa menyentuh.tema yang esensinya yaitu jiwa, hal ini kembali pada ‎kesulitan mereka dalam memahami jiwa yang sangat metafisik itu.‎
Dr. Muhammad Utsman Najati -pakar psikologi- mencoba membedah kekurangan dan kekeliruan para ilmuwan ‎barat yang berbicara tentang manusia, dengan memberikan paradigma baru untuk merevisi atau merekonstruksi ‎ilmu psikologi yang berlandaskan pada AI-Qurán sebagai kitab petunjuk bagi seluruh manusia.‎
Dalam buku ini penulis memaparkan keunggulan dan keistimewaan AI-Qurán yang ternyata sejak empat belas abad ‎silam telah membahas tentang manusia secara utuh dan integral mencakup jasmani dan rohani.‎


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
NON SERI
No. Panggil
‎2x1.6.076/A.31/Naj I‎
Penerbit Pustaka Azzam : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
304 hlm; 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9793002751
Klasifikasi
TAFSIR NON ARAB
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
2005 M
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

JudulEdisiBahasa
PSIKOLOGI QURÁNI, ‎DARI JIWA HINGGA ILMU LADUNI2010.‎id
JIWA DALAM AL-QURÁN :Solusi Kritis Keruhanian Manusia ModernCetakan 1 Februari 2000 Mid
AL-QURÂN BICARA TENTANG JIWA2003 Mid
AL-QURÂN ILMU KEDOKTERAN JIWA DAN KESEHATAN JIWA1996 Mid
PSIKOLOGI QURÁNI, ‎DARI JIWA HINGGA ILMU LADUNI2010.‎id
PSIKOLOGI QURÁNI, ‎DARI JIWA HINGGA ILMU LADUNI2010.‎id

Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this