Detail Cantuman
Advanced SearchText
AHLUL BAIT DAN AL-QUR`AN - Peninggalan Yang Terlupakan
ISLAM adalah pcmberitaan tentang misi suci Al-Qur'an dan sunnah Nabi yang disucikan, Rasulullah S;lW. Pcrsoalannya: "Adakah orang yang dijamin kejujuran dan kesuciannya dalam menyebarkan berita tentang keduanya?" Jawaban terhadap pertanyaan ini rupanya telah menimbulkan berbagai aliran pemikiran dalam Islam? Ada mazhab pemikiran yang meyakini bahwa pesan suci Al-Qurán dan tradisi suci Nabi Muhammad Saw yang sebenarnya, disampaikan oleh mereka yang juga disucikan oleh Allah Yang Mahasuci, Mereka dikenal dengan sebutan Ahlulbai. Masalahnya, siapa mereka itu? Adakah hujah yang jelas tentang rnereka? Mengapa mereka? Inilah yang diuraikan penulis buku ini.
Bisa saja kita tidak sependapat dengan beberapa pernikiran penulis, tetapi yang jelas -diakui atau tidak- sikap kita terhadap Al-Qurán dan Ahlulbait kerap rnembingungkan kita sendiri. Di satu sisi kita menghormatinya tetapi di sisi lain kita mencemarinya, Kita bangga karena kita rnengagungkannya tetapi tanpa perasaan dosa kita tak jarang rnerendahkannya. Dalam keyakinan, kita menjadikannya sebagai kebenaran dan pedornan hidup, tetapi dalam keseharian kita mengabaikannya. Karena dorongan nafsu rendah, keduanya sama-sama sering kita lupakan. Mungkin juga karena ketidaktahuan, keduanya tanpa disadari terpinggirkan
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
NON SERI
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X1.6.046/A.31/Elr A
|
| Penerbit | Rosdakarya : BANDUNG., 2002 |
| Deskripsi Fisik |
viii +207 hlm; 11 x 17,5 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9796921510
|
| Klasifikasi |
TAFSIR NON ARAB
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
2002 M
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| BAITUN NUBUWWAH- RUMAH TANGGA NABI MUHAMMAD SAW | Cetakan Pertama, Oktober 1993/ Rabiul Akhir 1414 | id |
| Ahl al-Bait | ||
| Al-Akhlak al-Baitiyah | 1418/1997 |






