Image of PERKEMBANGAN KAJIAN HADIS KESARJANAAN BARAT

Artikel Jurnal

PERKEMBANGAN KAJIAN HADIS KESARJANAAN BARAT



Artikel ini bertujuan menelusuri perkembangan studi hadis sebagai sumber kedua dalam Islam di kalangan sarjana Barat. Studi ini telah dimulai pada abad delapan belas, dan merupakan implikasi dari studi mereka terhadap sejarah, hukum dan teologi Islam. Permasalahan paling pokok berkenaan dengan hadis Rasul tidak diragukan lagi, adalah masalah otentisitas. Isu ini
sebenarnya telah mendapatkan perhatian serius di kalangan sarjana Muslim semenjak awal periode klasik. Generasi pertama dari Barat yang cenderung meragukan otentisitas hadis adalah Ignaz Goldziher, dan kemudian diikuti oleh Joseph Schacht, generasi berikutnya, untuk meyakinkan bahwa hadis itu palsu. Salah satu dari teori andalan untuk menguji otentisitas hadis adalah teori “common link”, bahwa hadis itu berasal dari tokoh termashur, bukan dari orang sebelumnya, apalagi dari Rasulullah. Terdapat dua atau tiga generasi dari tokoh common link tersebut hingga Rasulullah. Namun demikian terdapat
beberapa sarjana Barat belakangan yang cenderung menolak hasil penelitian terdahulu mereka terhadap hadis, dengan menyetujui pandangan para sarjana Muslim bahwa sebagian besar hadis menggambarkan peristiwa yang sebenarnya
tentang apa yang pernah dilakukan dan dikatakan oleh Rasulullah. Mereka menunjukkan banyak bukti melalui beberapa hasil penelitian sebagaimana yang pernah dilakukan oleh generasi sebelumnya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit ULUL ALBAB – Jurnal Studi Islam : UIN Malang.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2442-5249
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol 16, No 2 (2015)
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this