Image of Tafsir Al-Qur’an dan Tradisi Sunda: Studi Pemikiran Moh. E. Hasyim dalam Tafsir Ayat Suci dalam Renungan

(ebook)

Tafsir Al-Qur’an dan Tradisi Sunda: Studi Pemikiran Moh. E. Hasyim dalam Tafsir Ayat Suci dalam Renungan



Artikel ini bertujuan untuk mengkaji respon keagamaan Moh. E. Hasim terhadap tradisi keagaman masyarakat Sunda yang tercermin dalam tafsir al-Qur’annya. Berdasarkan analisa atas fakta-fakta dan pandangan-pandangan terkait pemikiran keagamaan Moh. E. Hasim dalam tafsir Ayat Suci dalam Renungan, tulisan ini menemukan bahwa ketauhidan umat Muslim Jawa Barat, menurutnya Moh. E. Hasim, selain menyembah Allah, mereka juga menyembah berhala dan lain sebagainya. Untuk itu, Moh. E. Hasim melarang umat Muslim khususnya masyarakat Muslim Jawa Barat untuk ziarah kubur ke kuburan para wali, karena pada kenyataannya banyak dari para peziarah yang memiliki niat dan tujuan yang salah. Upacara-upacara ritual keagamaan seperti nadran, bagi Moh. E. Hasim, sangat dilarang, karena di dalam pelaksanaan upacara ritual seperti nadran ini terdapat unsur-unsur syirik. Selain itu, dalam meresponsi tradisi keagamaan seperti nujuh bulanan, Moh. E. Hasim juga melarangnya, karena dipandang bahwa dalam upacara nujuh bulanan tersebut terdapat unsur-unsur bid’ah, yaitu adanya pencampuradukan ayat-ayat al-Qur’an dengan mantra-mantra.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x16.2.1Jul
Penerbit Postgraduate of State Institute for Islamic Studies (IAIN) Surakarta : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2528-1224
Klasifikasi
2x16.2.1Jul
Tipe Isi
-
Tipe Media
Text PDF
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol 2, No 1 (2017)
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this