Image of Telaah Kritis terhadap Pemaknaan ad-Dīn dan Islām
Dalam “Qur’ān: A Reformist Translation”

Artikel Jurnal

Telaah Kritis terhadap Pemaknaan ad-Dīn dan Islām Dalam “Qur’ān: A Reformist Translation”



Sampai saat ini, isu keberagamaan terus bergulir dalam pertarungan wacana antara dua kutub yang saling berlawanan, liberal vs fundamental. Dalam merespon hal ini, “Quran: A Reformist Translation” menawarkan pandangan baru dalam melihat teks dengan semangat reformis. Paradigma penafsiran mereka adalah al-Qur‟ān alone, yaitu membiarkan al-Qur‟ān menjelaskan dirinya sendiri dengan logika kebahasaannya. Mereka menolak otoritas ulama sebagai epistemologi tafsirnya, termasuk dalam hal ini hadis. Dengan kerangka ini, mereka memaknai ad-dīn tidak sebagai agama, melainkan sebagai sistem. Demikian juga dengan islām, mereka tidak menafsirkan islām sebagai nama agama tertentu, melainkan sebuah mindset dan aksi yang berpijak pada sistem kepasrahan dan kedamaian. Penafsiran ini menjadikan orientasi ayat yang semula bersifat teologis, dogmatis dan eksklusif berubah menjadi humanis,
dialogis dan inklusif.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x1.6
Penerbit Proceding International Conference on Qur’anic Studies Centre of Qur’anic Studies (PSQ) : Ciputat, Tangerang Selatan.,
Deskripsi Fisik
23 Hal
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
Text PDF
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this