<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3792">
 <titleInfo>
  <title>SPIRITUAL HEALING DALAM TRADISI SUFI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TSAQAFAH - Jurnal Peradabaan Islam || Jarman Arroisi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Ponorogo, Jawa Timur</placeTerm>
   <publisher>University of Darussalam Gontor</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Artikel Jurnal</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>TSAQAFAH - Jurnal Peradabaan Islam</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Di era modern ini, sebagian besar umat manusia dihadapkan pada berbagai macam problem, seperti perasaan susah, gelisah, dan cemas, hingga mereka mengalami depresi atau stres. Berbagai cara ditempuh untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi agar hidup menjadi tenang dan sehat. Salah satunya adalah mendatangi psikolog. Ternyata, banyak psikolog gagal mengatasi masalah mereka. &#13;
&#13;
Studi ini hadir untuk mengetahui penyebab kegagalan para psikolog tersebut dalam mengatasi masalah kejiwaan yang dialami manusia. Dengan menggunakan studi analitis kritis terhadap konsep manusia, penulis menganalisis metode penyembuhan yang dilakukan para psikolog. Dari situ, penulis menemukan bahwa kegagalan para psikolog dalam penyembuhan bukan berasal dari metode yang mereka gunakan, melainkan dari kesalahpahaman mereka akan konsep manusia. &#13;
&#13;
Menurut mereka, manusia memiliki dua dimensi jismiyyah (fisik) dan nafsiyyah (emosional) saja tanpa adanya aspek rûhiyyah (spiritual) sebagai esensinya. Konsep yang mereka pahami tersebut berimplikasi pada konseling yang tidak menyentuh esensi masalah yang dihadapi. Karena itu, kaum sufi melakukan pendekatan spiritual untuk mengobati “penyakit” yang dihadapi manusia tersebut sampai ke akar-akarnya. Rabi’ah al-Adawiyah, Abu Yazid al-Bustami, al-Hallaj, dan al-Qusyairi telah menerapkan pendekatan spiritual ini sebagai alternatif terapi kesehatan yang tak mampu dilakukan para psikolog. Mereka tidak hanya memulihkan kesehatan jiwa, tetapi juga memberikan ketenangan dan kebahagiaan hidup.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Tasawuf</topic>
</subject>
<classification>2x16.2.1M</classification>
<identifier type="isbn">14110334|24600008</identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN PUSAT STUDI AL-QUR’AN Literatur Tafsir dan Studi - Studi Al - Quran</physicalLocation>
 <shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
 <slims:digital_item id="1609" url="https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/tsaqafah/article/view/2459" path="/2459-6203-1-PB.pdf" mimetype="application/pdf">artikel PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals>
<slims:image>tsaqafah.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3792</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-05-05 09:51:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-07-11 11:40:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>